Minggu, 26 Februari 2017

Komunikasi Data & Jaringan 151100174

KATA PENGANTAR



Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kami dapat menyelesaikan makalah ini. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas. Selain itu, penyusunan makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan mengenai “Komunikasi Data”. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Akhirnya kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami menerima kritik dan saran agar penyusunan makalah selanjutnya menjadi lebih baik. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih dan semoga karya tulis ini bermanfaat untuk kami dan untuk pembaca.









Padang, 21 Februari 2017


                                                                                                  Radi Ramadhan(151100174)


DAFTAR ISI

COVER 1
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3

                BAB I PENDAHULUAN 5
           a. Latar Belakang 5
      b.  Landasan Teori 5

                BAB II PEMBAHASAN 6
                A. Sekilas Jaringan Komputer 6
                Mengapa Jaringan Komputer? 6
                 Tipe Dan Arsitektur Jaringan 7
                 Komponen-Komponen Jaringan 7
                                a.Perangkat Komputer 7
                                b.Kartu Jaringan 8
                                c. Media Komunikasi 8
                                d. Concentrator 8
                                e. Sistem Operasi Jaringan 8
                B.Pengertian Komunikasi 9
                                1.Komunikasi Digital dan Komunikasi Analog 9
                                2.Sejarah Jaringan Komputer 9
                                3.Klarifikasi Jaringan Komputer 9
                                                a. LAN(Local Area Network 9
                                                b. MAN(Metropolitan Area Networ)k 10
                                                c. WAN(Wide Area Network) 10
                                                d.Internet(Interconnected Networking 10
                                4.Topologi Jaringan 11
                                5.Topologi Cincin 11
                                6. Topologi Bintang/star 12
                C.Pengertian dan Definisi Komunikasi 12
                D.Komunikasi Darling 13
                E. Komponen-Komponen Pendung Darling 14
                                1.Perangkat Keras(Hardware) 14
                                2. Perangkat Lunak(Software) 14
                                3. Perangkat Pengguna(Brainware) 14
                                4. Kelebihan Dan kekurangan Komunikasi Darling 15
                F. Kabel Straight dan Cross 15
                                a.Fungsi 15
                                b.Membuat kabel UTP Straight dan Cross 16
                BAB III PENUTUP.......................................................................................................................
                                Kesimpulan 20
                                Saran 20
                                Daftar Pustaka
                                Reference



                                               
                               


BAB I
PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang
Maraknya internet sudah tidak bisa di bendung lagi dikarenakan maraknya globalisasi di Indonesia. Pertanyaannya, Apakah kita tahu perangkatnya atau hanya mampu menggunakannya saja? Jawabannya ada dalam diri Anda sendiri. Apakah sudah merasa pua dengan hanya menggunakannya saja tanpa mengerti sedikit lebih dalam tentang internet itu?
Yang pasti, internet adalah salah satu komunikasi data yang sangat marak di kalangan masyarakat umum. Apa itu komunikasi data? Jawabannya ada di dalam makalah yang sedang Kita pelajari ini. Dan yang pasti adalah internet adalah jaringan yang menghubungkan masyarakat seluruh dunia pada umumnya. Namun, apakah sudah tahu dan mengerti apa itu jaringan?
Oleh karena itu, Kami telah meneliti bahwa masyarakat yang berumur diatas 40 tahun mayoritas adalah orang yang tidak tahu. Dengan ini Kami telah mengambil kesimpulan bahwa masyarakat yang belum mengerti tentang pentingnya mengetahui apa yang Kami sampaikan itu sangatlah perlu.

B.        Landasan Teori
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari jaringan komputer adalah[1] Agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1] Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.[2]: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Komunikasi Data
komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.


BAB II

A. SEKILAS JARINGAN KOMPUTER
                Sebuah komputer yang berdiri sendiri atau stand alone mempunyai keterbatasan dalam banyak hal, yaitu untuk menggunakan bermacam-macam perangkat tambahan, maka semua perangkat tersebut harus terhubung pada komputer, Misalnya untuk bisa menggunakan printer, maka printer tersebut harus terhubung ke komputer tersebut. Begitu pula dengan perangkat lunak, baik yang berupa sistem aplikasi maupun yang berupa data. Perangkat lunak tersebut harus berada pada komputer yang mengolahnya
                Jadi dengan demikian Anda harus menyediakan perangkat keras maupun perangkat lunak tersebut sesuai dengan jumlah komputer yang membutuhkannya. Untuk mengatasi hal tersebut maka Anda bisa menghubungkan komputer-komputer tersebut dalam sebuah jaringan, yang disebut juga sebagai jaringan komputer, yaitu sebuah jaringan yang menghubungkan satu dengan komputer lainnya.

Komunikasi komputer adalah sebuah proses dimana dua atau lebih komputer atau perangkat saling bertukar data, instruksi dan informasi.
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang terhubung bersama dalam sebuah perangkat komunikasi dan media transmisi.

MENGAPA JARINGAN KOMPUTER?
                Timbul pertanyaan mengapa harus jaringan komputer yang menjadi pilihan? Dengan membangun sebuah jaringan Komputer untuk perangkat-perangkat komputer Anda maka anda akan mendapatkan beberapa keuntungan, yaitu:
a. Keuntungan utama dari penggunaan jaringan komputer adalah kemampuan resources sharing, yaitu kemampuan berbagai pakai sumber data yang terdapat dan terhubung dalam jaringan komputer tersebut, begitu pula hal nya dengan perangkat lunak, baik sistem aplikasi maupun daya.
b. Dengan adanya kemampuan untuk berbagi pakai perangkat lunak terutama data, maka memungkinkan pengguna komputer untuk menggunakan perangkat komputer lain untuk mengakses data yang terdapat pada sebuah komputer pada saat komputer tersebut di pergunakan orang lain
c. Dengan kemampuan berbagi pakai datam hal itu memungkinkan dilakukannya pemusatan data sehingga akan meningkatkan faktor keamanan data
d. Keuntungan lain adalah kemungkinan dilakukannya kontrol terhadat penggunaan perangkat komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut. Hal ini akan mengurangi perangkat-perangkat tersebut untuk hal-hal yang tidak perlu begitu pula halnya dengan waktu penggunaan perangkat tersebut.

TIPE DAN ARSITEKTUR JARINGAN
                Untuk bisa membangun sebuah jaringan komputer, Anda perlu memahami tipe dan arsitekturr jaringan yang sesuai dengan kondisi di tempat Anda. Hal ini penting karena tipe dan arsitektur sebuah jaringan menentukan perangkat apa yang harus disediakan untuk membangun jaringan tersebut

TIPE JARINGAN KOMPUTER
Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan, Anda perlu memahami tipe dan arsitektur jaringan komputer yang sesuai dengan kondisi di tempat Anda. Hal ini penting karena tipe dan arsitektur sebuah jaringan menentukan perangkat apa yang harus di sediakan untuk membangun jaringan tersebut. Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu:
- Jaringan peer to peer atau point to point
- Jaringan Client server

KOMPONEN-KOMPONEN JARINGAN
                Untuk membangun sebuah jaringan komputer maka di butuhkan komponen-komponen penunjang yang memungkinkan komputer tersebut dapat berkomunikasi. Komponen tersebut adalah sebagai berikut:
                a. Perangkat Komputer
                b. Kartu Jaringan (NIC / Network Interface Card)
                c. Media Komunikasi (Pengkabelan)
                d. Concentrator
                e. Sistem Operasi Jaringan

a. Perangkat Komputer
Sebuah dengan fungsinya, perangkat komputer yang terdapat dalam sebuah jaringan komputer dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Komputer Server, yaitu komputer yang berfungsu untuk melayani dan mengatur jaringan komputer tersebut
- Komputer Workstation; sesuai namanya, komputer ini berfungsi sebagai tempat di mana para pengguna komputer jaringan bisa bekerja

Kedua jenis komputer di atas dihubungkan sedemikian rupa sehingga dapat saling berkomunikasi dengan arsitektur seperti telah di uraikan sebelumnya. Perangkat komputer server dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Dedicated Server; yaitu komputer server yang hanya berfungsi sebagai server
- Non-Dedicated Server; yaitu komputer server yang sekaligus juga berfungsi sebagai komputer Workstation sehingga memungkinkan seorang pengguna komputer bekerja pada komputer server

b. Kartu Jaringan (NIC / Network Interface Card)
Kartu Jaringan atau disebut dengan istilah NIC (Network Interface Card) atau LAN Card atau Etherned Card merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer. Kebanyakan Kartu Jaringan berjenis kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
c. Media Komunikasi
Sebagai media penyimpanan dan transfer data dalam jaringan komputer tersedia bermacam-macam media, seperti kabel, gelombang frekuensi dan sebagainya, Media yang paling banyak di gunakan adalah kabel. Media ini paling banyak di gunakan karena di samping murah dan mudah didapat, media ini juga memiliki kemudahan dalam instalasinya. Kabel yang bisa di gunakan pun ada bermacam-macam dengan kemampuan dan ber-karakteristik
d. Concentrator
Perangkat ini lebih sering disebut dengan Hub, perangkat ini diguanakan sebagai sentral concentrator dalam jaringan, Sebagai sentral jaringan, perang ini juga berfungsi untuk mengatur jalannya komunikasi dan transfer data dalam jaringan tersebut. Pada perangkat ini terdapat Port-port tempat terhubungnya komputer dan perangkat dalam jaringan. Jumlah terhubungnya komputer yang bisa terhubung dalam HUB ini sesuai dengan jumlah port yang ada pada HUB tersebut

e. SISTEM OPERASI JARINGAN
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an. Sistem operasi jaringan adalah suatu jenis sistem operasi yang dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service
B. Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah penyampaian informasi yang berupa pesan, ide ataupun gagasan dari satu pihak ke pihak yang lainnya, dimana kedua pihak itu saling mengerti dengan apa yang dibicarakan. Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal, tapi pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang komunikasi dalam jaringan.
1. Komunikasi Digital dan Komunikasi Analog
                Sinyal analog adalah pancaran gelombang listrik berkesinambungan sedangkan sinyal digital terdiri dari getaran listrik individual yang merepresentasikan grup-grup bit yang disatukan membentuk byte.
                Komputer hanya memproses data dalam bentuk digital, sebuah alat untuk mengubah sinyal analog menjadi digital atau sebaliknya, alat ini disebut dengan modem ( modulator demodulator ).
2.  Sejarah Jaringan Komputer
                Pada tahun 1940 seorang bernama George Sirbitz mengirimkan pesan instruksi komputer antar kota menggunakan mesin teletype. Konsep inilah yang diteruskan oleh ARPA ( Advanced Research Project Agency ), sebuah agen riset khusus di Amerika Serikat. Hingga pada akhirnya ARPA membangun sebuah prototype jaringan bernama “Intergalactic Network” yang menjadi pelopor dari ARPANet.
                Konsep jaringan semakin berkembang, pada era tahun 1960-1965 pengembangan jaringan ditandai dengan menggunakan konse pengiriman paket-paket data (packet switched ) antara komputer-komputer didalam jaringan dan terbentuknya jaringan jarak lebar (WAN-Wide Area Network) untuk pertama kali.
3. Klarifikasi Jaringan Komputer
A.  LAN(Local Area Network
Adalah sebuah jariangan yang menghubungkan komputer-komputer atau  perangkat-perangkat dalam sebuah area terbatas seperti rumah, kantor, laboratorium, atau gedung-gedung yang berdekatan. Masing-masing komputer atau perangkat didalam jaringan LAN disebut dengan node.
B. MAN(Metropolitan Area Network)
Adalah koneksi berkecepatan tinggi  yang menghubungkan jaringan lokal di dalam sebuah area atau kota metropolitan didalam MAN biasanya satu atau lebih LAN.
C. WAN(Wide Area Network)
Adalah sebuah jaringan yang menaungi area geografis yang luas (seperti kota, negara maupun seluruh dunia) menggunakan saluran komunikasi yang menggunakan banyak kombinasi jenis media seperti jalur telpon, kabel maupun gelombang radio.
D. Internet(Interconnected Networking)
Sebagai penerus dari ARPANet, merupakan jejaring global dari komputer-komputer yang terhubung satu sama lain, yang memungkinkan untuk bisa berbagi informasi ke dalam saluran komunikasi.
Arsitektur jaringan internet terbagi menjadi :
·         Client / Server : satu atau lebih komputer berperan sebagai sebuah server, dan komputer lainnya didalam jaringan meminta layanan dari server. Sebuah serrver yang biasa disebut host, mengatur akses perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya lainnya kepada jaringan. Sebuah client adalah komputer-komputer lain didalam jaringan yang mengandalkan layanan dari server.
·         Internet Peer to Peer. Jaringan ini sederhana, dimana pengguna mengakses langsung ke masing-masing harddisk dan bertukar file melalui internet



4. Topologi Jaringan
                A. Topologi BUS
Topologi ini terdiri dari sebuah kabel sentral, yang dimana menjadi tempat terhubungnya semua komputer dan perangkat, jadi bus disini fisiknya adalah sebuah kabel yang menjadi penghubung komputer-komputer dan perangkat-perangkat lainnya.
Bus tersebut mengirim data, instruksi dan informasi secara dua arah (bidirectional). Topologi ini banyak dipakai didalam LAN dikarenakan mudah diinstal dan harga yang dikeluarkan tidak begitu mahal. Salah satu keuntungan topologi ini adalah komputer dan perangkat yang berada dalam jalur bus bisa di opot dan dipasang tanpa mengganggu alur komunikasi data. Sedangkan yang menjadi masalah adalah topologi ini sangat bergantung kepada bus, jika terjadi kerusakan pada bus maka seluruh jaringan akan terganggu.
                B. Topologi Cincin
Topologi ini mirip dengan topologi bus bedanya jika topologi  bus berbentuk linear (garis lurus) maka topologi cincin berbentuk lingkaran (cincin) dimana kedua ujung kabel tertentu. Data berjalan antara komputer ke komputer lainnya berputar satu arah didalam cincin, ketika sebuah komputer mengirim data maka data tersebut melintas melalui komputer-komputer lainnya sebelum akhirnya terhenti di komputer yang dituju.
Kelemahan dari topologi ini, jika ada sebuah komputer mengalami  kerusakan, maka komputer-komputer sebelum komputer-komputer sebelum komputer yang rusak ini tidak akan mengalami masalah, tetapi komputer-komputer yang berada setelah komputer yang rusak inilah yang akan mengalami masalah.
                C. Topologi Bintang / Star
Didalam topologi bintang semua komputer dan perangkat (node) didalam jaringan terhubung ke sebuah perangkat sentral yang mana membentuk sebuah formasi bintang. Perangkat sentral ini menyediakan sebuah titik penghubung untuk node-node didalam jaringan, titik penghubung ini dinamakan hub.

Topologi ini juga mudah untuk diinstal, node bisa dipasang-lepas tanpa mengganggu jalur komunikasi jaringan, jika sebuah node mengalami kerusakan maka cuma node tersebut yang akan mengalami masalah, node-node lainnya akan terus beroperasi secara normal. Topologi yang menggabungkan susunan topologi bus dan bintang disebut dengan topologi tree.
C. Pengertian dan Definisi Komunikasi
                Pengertian Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain".[1]. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.[butuh rujukan] Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.[butuh rujukan] Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.[2]
                Komunikasi dalam jaringan pertama dimulai tahun 1960, di sebuah universitas di Hawaii yang memiliki daerah yang luas dan berkeinginan untuk menghubungkan komputer - komputer yang tersebar di kampus tersebut. Kemudian Universitas of Hawaii mengembangkan teknologi Ethernet (perangkat komunikasi pada komputer) dengan nama “ALOHA”. Di dalam Ethernet tersebut ditanam sebuah software yang didalamnya terdapat sebuah protocol yang pada saat itu disebut dengan nama ARPANET, yang diluncurkan tahun 1969. ARPANET untuk saat ini sudah berkembang menjadi nama internet yang berasal dari interconnected network. Penggunaan komunikasi dalam jaringan dalam dunia pendidikan pertama kali tahun 1980-an ditandai dengan pengenalan komputer sebagai media pendidikan dan pertengahan tahun 1990 dengan munculnya word wide web.
                Definisi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.

D. Komunikasi Darling
                Komunikasi Daring atau komunikasi dalam jaringan adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut komunikasi di dunia maya atau cyberspace
Fungsi Dan Jenis Darling
 Jenis – Jenis Daring:
1. Komunikasi dalam jaringan Singkron
                Komunikasi dalam jaringan secara real time menggunakan komputer sebagai media, disebut dengan komunikasi dalam jaringan serempak/sinkron. Contoh komunikasi sinkron misalkan aplikasi chat (yahoo messenger, google talk, MIRc dll), video chat (skype, line, facetime, google+ hangout, dll).
2. Komunikasi Dalam Jaringan Asinkron
                Komunikasi dalam jaringan secara tunda menggunakan komputer sebagai media, disebut dengan komunikasi dalam jaringan tak serempak/asinkron. Contoh komunikasi asinkron misalnya aplikasi e-mail, video streaming, dll).
Fungsi Darling:
1. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar secara efisien ekonomis dan tanpa kesalahan.
2. Memudahkan komunikasi jarak jauh tanpa perlu bertemu langsung.
3. Mempersingkat waktu dalam komunikasi
4. Mempermudah berkomunikasi dengan banyak orang.
E. Komponen-komponen Pendukung Darling
Terdapat beberapa komponen yang harus tersedia untuk melakukan komunikasi dalam jaringan. Komponen – komponen tersebut dikelompokkan menjadi 3 bagian sebagai berikut:
1. Perangkat Keras(Hardware)
Perangkat keras adalah perangkat yang bentuknya dapat dilihat dan dapat kita raba secara langsung. Contoh dari perangkat keras yang diperlukan untuk melaksanakan komunikasi dalam jaringan adalah:
- Komputer /Laptop
- Headset
- Microphone
- Webcam
- Perangkat Pendukung Koneksi Internet, Contoh: Modem, wifi DLL.
2. Perangkat Lunak(Software)
Software adalah perangkat perantara antara perangkat keras (Hardware) dengan perangkat pengguna (Brainware). Perangkat lunak yang biasa digunakan untuk daring antara lain:
- Browser
- Skype
- Yahoo Massanger
3. Perangkat Pengguna (Brainware)
Brainware atau perangkat pengguna adalah manusia yang terlibat dalam penggunaan serta pengaturan komunikasi dalam jaringan.

4. Kelebihan Komunikasi Darling
- Efesiensi waktu
- Efesiensi Biaya
- Bisa dilakukan dimana saja
- Bisa dikerjakan kapan saja
- Meningkatkan intensitas Komunikasi
- Meningkatkan Partisipasi
5. Kekurangan Komunikasi Darling
- Memerlukan Perangkat Khusus
- Tersambung dengan internet
-Terlalu banyak Informasi tidak penting & Menyita Konsentrasi
F. Kabel STRAIGHT dan CROSSOVER
a. Fungsi kabel Straight dan Crossover
                Secara umum adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device. Perbedaanya adalah jika kombinasi Straight berbeda device sedangkan kabel Cross sama, dibawah ini penjelasan lengkapnya.

Fungsi kabel Straight adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda dan merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya.
Contoh penggunaan kabel straight yaitu:
1. Menghubungkan antara Computer dengan Switch
2. Menghubungkan Computer dengan LAN pada modem cable/DSL
3. Menghubungkan Router dengan LAN pada modem cable/DSL
4. Menghubungkan router dengan Switch
5. Mengbuhungkan HUB ke Router

Fungsi penggunakan kabel Crossover adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama, Susunan kabelnya yang berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Walaupun jenis kombinasi kabelnya berbeda tapi menggunakan kabel yang sama yaitu kabel UTP.
Contoh penggunaan kabel Crossover yaitu:
1. Menghubungkan 2 buah Computer secara langsung
2. Menghubungkan 2 buah Switch
3. Menghubungkan 2 buah HUB
4. Menghubungkan Switch dengan HUB
5. Menghubungkan Komputer dengan Router


b. Membuat Kabel UTP Straight dan Crossover
Kabel Straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya.

Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
Menghubungkan antara computer dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan hub ke router

Kabel Crossover merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalahsusunan standar kabel cross over.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah hub
Menghubungkan switch dengan hub
Menghubungkan komputer dengan router

Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu:
1. Kabel UTP
 
2. Crimping Tools
3. Connector RJ45
4. RJ-45 LAN Tester
Kabel UTP Tipe Straight
Sekarang akan kita bahas cara pemasangannya. Yang pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk itu, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel kecil-kecil yang ada didalamnya kelihata Pisangkan kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain.
Susunan kabel UTP tipe straight bisa Anda lihat pada gambar di bawah:
   Setelah kabel tersusun, ambil Jack RJ-45. Seperti yang saya katakan tadi Jack ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari jack ini adalah pin yang berada paling kiri jika posisi pin menghadap Anda. Berurut ke kanan adalah jack 2, 3, dan seterusnya.
Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:

- Orange Putih pada Pin 1
- Orange pada Pin 2
- Hijau Putih pada Pin 3
- Biru pada Pin 4
- Biru Putih pada Pin 5
- Hijau pada Pin 6
- Coklat Putih pada Pin 7
- Coklat pada Pin 8.
                Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack dan masukan Jack RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara “klik”.
                Sekarang Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk ujung kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.
                Kalau sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1  atau belum.lihat gambar di bawah ini:






BAB III PENUTUP
KESIMPULAN
Jadi, komunikasi data danjaringan yang sedang kita hadapi tidak terlepas dari kinerja perangkat – perangkat diatas. Dan tentunya pengembangan – pengembangan perangkat tersebut tidak pernah berhenti. Dikarenakan penggunaan internet yang semakin menyebar di Dunia. Namun perlu kita ingat bahwa perangkat –perangkat tersebut tidak akan bekerja semaksimal mungkin tanpa kinerja software – software pendukung. Oleh karena itru, kita sebagai penerus pengembang software Indonesia jangan sampai berhenti mengembangkan. Bahkan Kita harus menguasai perkembangan teknologi Dunia. Dan menjadi penentu teknologi ter-update dan mutakhir.


SARAN
                Dengan semakin berkembangnya komunikasi data pada zaman sekarang ini, kita diharapkan mampu memilih dengan teliti mana yang bermanfaat  dan yang kurang bermanfaat, agar dengan berkembangnya komunikasi data ini dapat kita maksimalkan sebaik mungkin tidak hanya tergerus oleh arus perkembangan zaman.















DAFTAR PUSTAKA DAN REFERENSI

– KKPI Tim LP2IP Yogyakarta II B, 2009.
- Budi Sutedjo Dharma Oetomo. 2004. Konsep dan Perancangan Jaringan Komputer. Yogyakarta, Indonesia: Penerbit ANDI
- Frank J. Derfler, Jr. 1992. Panduan Menggambungkan LAN. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputendo.
- Purbo, Onno W. 1998. Jaringan Workgroup, LAN & WAN. - Budi Sutedjo Dharma Oetomo. 2004. Kabel UTP Straight dan Crossover. Yogyakarta, Indonesia: Penerbit ANDI




















MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER
Mudah Membuat Jaringan Komputer (Wire & Wireless) Untuk pengguna Windows dan Linux

Penyusun                                            :  Iwan Sofana                                   
Penerbit                                              : Informatika Bandung
Pemasaran                                         : BI-Obses
                                                                 Pasar Buku Palasi No. 82
                                                                 Bandung 40264
                                                                 Telp (002)7317812
                                                                 Fax  (002)7317896
Cetakan Pertama                             : Agustus 2013
ISBN                                                      : 978-602-8758-95-6

Copyright 2013 pada Penerbit INFORMATIKA Bandung\

Download: Klik Disini