KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
kami dapat menyelesaikan makalah ini. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk
memenuhi tugas. Selain itu, penyusunan makalah ini juga bertujuan untuk
menambah wawasan mengenai “Komunikasi Data”. Kami juga mengucapkan terima kasih
kepada Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami agar dapat menyelesaikan
makalah ini.
Akhirnya kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami menerima
kritik dan saran agar penyusunan makalah selanjutnya menjadi lebih baik. Untuk
itu kami mengucapkan banyak terima kasih dan semoga karya tulis ini bermanfaat
untuk kami dan untuk pembaca.
Padang, 21 Februari 2017
Radi Ramadhan(151100174)
DAFTAR ISI
COVER
1
KATA PENGANTAR
2
DAFTAR ISI
3
BAB I PENDAHULUAN
5
a. Latar Belakang
5
b. Landasan Teori
5
BAB
II PEMBAHASAN
6
A. Sekilas Jaringan
Komputer
6
Mengapa Jaringan Komputer?
6
Tipe Dan Arsitektur Jaringan
7
Komponen-Komponen Jaringan
7
a.Perangkat Komputer
7
b.Kartu Jaringan
8
c. Media Komunikasi
8
d. Concentrator
8
e. Sistem Operasi Jaringan
8
B.Pengertian
Komunikasi
9
1.Komunikasi Digital dan Komunikasi
Analog
9
2.Sejarah Jaringan Komputer
9
3.Klarifikasi Jaringan Komputer
9
a.
LAN(Local Area Network
9
b.
MAN(Metropolitan Area Networ)k
10
c.
WAN(Wide Area Network)
10
d.Internet(Interconnected
Networking
10
4.Topologi Jaringan
11
5.Topologi Cincin
11
6.
Topologi Bintang/star
12
C.Pengertian
dan Definisi Komunikasi
12
D.Komunikasi
Darling
13
E.
Komponen-Komponen Pendung Darling
14
1.Perangkat Keras(Hardware)
14
2. Perangkat Lunak(Software)
14
3. Perangkat Pengguna(Brainware)
14
4.
Kelebihan Dan kekurangan Komunikasi Darling
15
F. Kabel Straight dan Cross
15
a.Fungsi
15
b.Membuat kabel UTP Straight dan Cross
16
BAB III PENUTUP.......................................................................................................................
Kesimpulan
20
Saran
20
Daftar
Pustaka
Reference
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Maraknya
internet sudah tidak bisa di bendung lagi dikarenakan maraknya globalisasi di
Indonesia. Pertanyaannya, Apakah kita tahu perangkatnya atau hanya mampu
menggunakannya saja? Jawabannya ada dalam diri Anda sendiri. Apakah sudah
merasa pua dengan hanya menggunakannya saja tanpa mengerti sedikit lebih dalam
tentang internet itu?
Yang
pasti, internet adalah salah satu komunikasi data yang sangat marak di kalangan
masyarakat umum. Apa itu komunikasi data? Jawabannya ada di dalam makalah yang
sedang Kita pelajari ini. Dan yang pasti adalah internet adalah jaringan yang
menghubungkan masyarakat seluruh dunia pada umumnya. Namun, apakah sudah tahu
dan mengerti apa itu jaringan?
Oleh
karena itu, Kami telah meneliti bahwa masyarakat yang berumur diatas 40 tahun
mayoritas adalah orang yang tidak tahu. Dengan ini Kami telah mengambil
kesimpulan bahwa masyarakat yang belum mengerti tentang pentingnya mengetahui
apa yang Kami sampaikan itu sangatlah perlu.
B. Landasan Teori
Jaringan
komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer
yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel,
pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari
jaringan komputer adalah[1] Agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari
jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang
meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim
layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem
client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1]
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian
dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan
terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan
komputer yang sederhana.[2]: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih
luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge,
Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Komunikasi
Data
komunikasi
data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih
device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang
terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.
BAB II
A. SEKILAS JARINGAN KOMPUTER
Sebuah
komputer yang berdiri sendiri atau stand alone mempunyai keterbatasan dalam
banyak hal, yaitu untuk menggunakan bermacam-macam perangkat tambahan, maka
semua perangkat tersebut harus terhubung pada komputer, Misalnya untuk bisa
menggunakan printer, maka printer tersebut harus terhubung ke komputer tersebut.
Begitu pula dengan perangkat lunak, baik yang berupa sistem aplikasi maupun
yang berupa data. Perangkat lunak tersebut harus berada pada komputer yang
mengolahnya
Jadi
dengan demikian Anda harus menyediakan perangkat keras maupun perangkat lunak
tersebut sesuai dengan jumlah komputer yang membutuhkannya. Untuk mengatasi hal
tersebut maka Anda bisa menghubungkan komputer-komputer tersebut dalam sebuah
jaringan, yang disebut juga sebagai jaringan komputer, yaitu sebuah jaringan
yang menghubungkan satu dengan komputer lainnya.
Komunikasi komputer adalah sebuah
proses dimana dua atau lebih komputer atau perangkat saling bertukar data,
instruksi dan informasi.
Jaringan komputer adalah sebuah
kumpulan dari komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang terhubung bersama
dalam sebuah perangkat komunikasi dan media transmisi.
MENGAPA JARINGAN KOMPUTER?
Timbul
pertanyaan mengapa harus jaringan komputer yang menjadi pilihan? Dengan
membangun sebuah jaringan Komputer untuk perangkat-perangkat komputer Anda maka
anda akan mendapatkan beberapa keuntungan, yaitu:
a. Keuntungan utama dari
penggunaan jaringan komputer adalah kemampuan resources sharing, yaitu kemampuan berbagai pakai sumber data yang
terdapat dan terhubung dalam jaringan komputer tersebut, begitu pula hal nya
dengan perangkat lunak, baik sistem aplikasi maupun daya.
b. Dengan adanya kemampuan untuk
berbagi pakai perangkat lunak terutama data, maka memungkinkan pengguna
komputer untuk menggunakan perangkat komputer lain untuk mengakses data yang
terdapat pada sebuah komputer pada saat komputer tersebut di pergunakan orang
lain
c. Dengan kemampuan berbagi pakai
datam hal itu memungkinkan dilakukannya pemusatan data sehingga akan
meningkatkan faktor keamanan data
d. Keuntungan lain adalah
kemungkinan dilakukannya kontrol terhadat penggunaan perangkat komputer yang
terdapat dalam jaringan tersebut. Hal ini akan mengurangi perangkat-perangkat
tersebut untuk hal-hal yang tidak perlu begitu pula halnya dengan waktu
penggunaan perangkat tersebut.
TIPE DAN ARSITEKTUR JARINGAN
Untuk
bisa membangun sebuah jaringan komputer, Anda perlu memahami tipe dan
arsitekturr jaringan yang sesuai dengan kondisi di tempat Anda. Hal ini penting
karena tipe dan arsitektur sebuah jaringan menentukan perangkat apa yang harus
disediakan untuk membangun jaringan tersebut
TIPE JARINGAN KOMPUTER
Menurut fungsi komputer pada
sebuah jaringan, Anda perlu memahami tipe dan arsitektur jaringan komputer yang
sesuai dengan kondisi di tempat Anda. Hal ini penting karena tipe dan arsitektur
sebuah jaringan menentukan perangkat apa yang harus di sediakan untuk membangun
jaringan tersebut. Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe
jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu:
- Jaringan peer to peer atau
point to point
- Jaringan Client server
KOMPONEN-KOMPONEN JARINGAN
Untuk
membangun sebuah jaringan komputer maka di butuhkan komponen-komponen penunjang
yang memungkinkan komputer tersebut dapat berkomunikasi. Komponen tersebut
adalah sebagai berikut:
a.
Perangkat Komputer
b.
Kartu Jaringan (NIC / Network Interface Card)
c.
Media Komunikasi (Pengkabelan)
d.
Concentrator
e.
Sistem Operasi Jaringan
a. Perangkat Komputer
Sebuah dengan fungsinya,
perangkat komputer yang terdapat dalam sebuah jaringan komputer dibedakan
menjadi dua, yaitu:
- Komputer Server, yaitu komputer
yang berfungsu untuk melayani dan mengatur jaringan komputer tersebut
- Komputer Workstation; sesuai
namanya, komputer ini berfungsi sebagai tempat di mana para pengguna komputer
jaringan bisa bekerja
Kedua jenis komputer di atas
dihubungkan sedemikian rupa sehingga dapat saling berkomunikasi dengan
arsitektur seperti telah di uraikan sebelumnya. Perangkat komputer server
dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Dedicated Server; yaitu
komputer server yang hanya berfungsi sebagai server
- Non-Dedicated Server; yaitu
komputer server yang sekaligus juga berfungsi sebagai komputer Workstation
sehingga memungkinkan seorang pengguna komputer bekerja pada komputer server
b. Kartu Jaringan (NIC /
Network Interface Card)
Kartu Jaringan atau disebut
dengan istilah NIC (Network Interface Card) atau LAN Card atau Etherned Card
merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer.
Kebanyakan Kartu Jaringan berjenis kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di
pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
c. Media Komunikasi
Sebagai media penyimpanan dan
transfer data dalam jaringan komputer tersedia bermacam-macam media, seperti
kabel, gelombang frekuensi dan sebagainya, Media yang paling banyak di gunakan
adalah kabel. Media ini paling banyak di gunakan karena di samping murah dan
mudah didapat, media ini juga memiliki kemudahan dalam instalasinya. Kabel yang
bisa di gunakan pun ada bermacam-macam dengan kemampuan dan ber-karakteristik
d. Concentrator
Perangkat ini lebih sering
disebut dengan Hub, perangkat ini diguanakan sebagai sentral concentrator dalam
jaringan, Sebagai sentral jaringan, perang ini juga berfungsi untuk mengatur
jalannya komunikasi dan transfer data dalam jaringan tersebut. Pada perangkat
ini terdapat Port-port tempat terhubungnya komputer dan perangkat dalam
jaringan. Jumlah terhubungnya komputer yang bisa terhubung dalam HUB ini sesuai
dengan jumlah port yang ada pada HUB tersebut
e. SISTEM OPERASI JARINGAN
Sistem Operasi Jaringan (Network
Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk
menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan
atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi
berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan
lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal
dekade 1990-an. Sistem operasi jaringan adalah suatu jenis sistem operasi yang
dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem operasi ini terdiri atas banyak
layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan
berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP
Service
B. Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah penyampaian
informasi yang berupa pesan, ide ataupun gagasan dari satu pihak ke pihak yang
lainnya, dimana kedua pihak itu saling mengerti dengan apa yang dibicarakan.
Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal, tapi pada
kesempatan kali ini saya akan membahas tentang komunikasi dalam jaringan.
1. Komunikasi Digital dan
Komunikasi Analog
Sinyal
analog adalah pancaran gelombang listrik berkesinambungan sedangkan sinyal
digital terdiri dari getaran listrik individual yang merepresentasikan
grup-grup bit yang disatukan membentuk byte.
Komputer
hanya memproses data dalam bentuk digital, sebuah alat untuk mengubah sinyal
analog menjadi digital atau sebaliknya, alat ini disebut dengan modem (
modulator demodulator ).
2. Sejarah Jaringan Komputer
Pada
tahun 1940 seorang bernama George Sirbitz mengirimkan pesan instruksi komputer
antar kota menggunakan mesin teletype. Konsep inilah yang diteruskan oleh ARPA
( Advanced Research Project Agency ), sebuah agen riset khusus di Amerika
Serikat. Hingga pada akhirnya ARPA membangun sebuah prototype jaringan bernama
“Intergalactic Network” yang menjadi pelopor dari ARPANet.
Konsep
jaringan semakin berkembang, pada era tahun 1960-1965 pengembangan jaringan
ditandai dengan menggunakan konse pengiriman paket-paket data (packet switched
) antara komputer-komputer didalam jaringan dan terbentuknya jaringan jarak
lebar (WAN-Wide Area Network) untuk pertama kali.
3. Klarifikasi Jaringan
Komputer
A. LAN(Local Area Network
Adalah sebuah jariangan yang
menghubungkan komputer-komputer atau
perangkat-perangkat dalam sebuah area terbatas seperti rumah, kantor,
laboratorium, atau gedung-gedung yang berdekatan. Masing-masing komputer atau
perangkat didalam jaringan LAN disebut dengan node.
B. MAN(Metropolitan Area
Network)
Adalah koneksi berkecepatan
tinggi yang menghubungkan jaringan lokal
di dalam sebuah area atau kota metropolitan didalam MAN biasanya satu atau
lebih LAN.
C. WAN(Wide Area Network)
Adalah sebuah jaringan yang
menaungi area geografis yang luas (seperti kota, negara maupun seluruh dunia)
menggunakan saluran komunikasi yang menggunakan banyak kombinasi jenis media
seperti jalur telpon, kabel maupun gelombang radio.
D. Internet(Interconnected
Networking)
Sebagai penerus dari ARPANet,
merupakan jejaring global dari komputer-komputer yang terhubung satu sama lain,
yang memungkinkan untuk bisa berbagi informasi ke dalam saluran komunikasi.
Arsitektur jaringan internet
terbagi menjadi :
·
Client / Server : satu atau lebih komputer berperan sebagai sebuah server,
dan komputer lainnya didalam jaringan meminta layanan dari server. Sebuah
serrver yang biasa disebut host, mengatur akses perangkat keras, perangkat
lunak dan sumber daya lainnya kepada jaringan. Sebuah client adalah
komputer-komputer lain didalam jaringan yang mengandalkan layanan dari server.
·
Internet Peer to Peer. Jaringan ini sederhana, dimana pengguna mengakses
langsung ke masing-masing harddisk dan bertukar file melalui internet
4. Topologi Jaringan
A. Topologi
BUS
Topologi ini terdiri dari sebuah
kabel sentral, yang dimana menjadi tempat terhubungnya semua komputer dan
perangkat, jadi bus disini fisiknya adalah sebuah kabel yang menjadi penghubung
komputer-komputer dan perangkat-perangkat lainnya.
Bus tersebut mengirim data,
instruksi dan informasi secara dua arah (bidirectional). Topologi ini banyak
dipakai didalam LAN dikarenakan mudah diinstal dan harga yang dikeluarkan tidak
begitu mahal. Salah satu keuntungan topologi ini adalah komputer dan perangkat
yang berada dalam jalur bus bisa di opot dan dipasang tanpa mengganggu alur
komunikasi data. Sedangkan yang menjadi masalah adalah topologi ini sangat
bergantung kepada bus, jika terjadi kerusakan pada bus maka seluruh jaringan
akan terganggu.
B.
Topologi Cincin
Topologi ini mirip dengan
topologi bus bedanya jika topologi bus
berbentuk linear (garis lurus) maka topologi cincin berbentuk lingkaran
(cincin) dimana kedua ujung kabel tertentu. Data berjalan antara komputer ke komputer
lainnya berputar satu arah didalam cincin, ketika sebuah komputer mengirim data
maka data tersebut melintas melalui komputer-komputer lainnya sebelum akhirnya
terhenti di komputer yang dituju.
Kelemahan dari topologi ini, jika
ada sebuah komputer mengalami kerusakan,
maka komputer-komputer sebelum komputer-komputer sebelum komputer yang rusak
ini tidak akan mengalami masalah, tetapi komputer-komputer yang berada setelah
komputer yang rusak inilah yang akan mengalami masalah.
C.
Topologi Bintang / Star
Didalam topologi bintang semua komputer
dan perangkat (node) didalam jaringan terhubung ke sebuah perangkat sentral
yang mana membentuk sebuah formasi bintang. Perangkat sentral ini menyediakan
sebuah titik penghubung untuk node-node didalam jaringan, titik penghubung ini
dinamakan hub.
Topologi ini juga mudah untuk
diinstal, node bisa dipasang-lepas tanpa mengganggu jalur komunikasi jaringan,
jika sebuah node mengalami kerusakan maka cuma node tersebut yang akan
mengalami masalah, node-node lainnya akan terus beroperasi secara normal. Topologi
yang menggabungkan susunan topologi bus dan bintang disebut dengan topologi
tree.
C. Pengertian dan Definisi Komunikasi
Pengertian
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang,
kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi
agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain".[1]. Pada umumnya,
komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua
belah pihak.[butuh rujukan] Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat
dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan
gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum,
menggelengkan kepala, mengangkat bahu.[butuh rujukan] Cara seperti ini disebut
komunikasi dengan bahasa nonverbal.[2]
Komunikasi
dalam jaringan pertama dimulai tahun 1960, di sebuah universitas di Hawaii yang
memiliki daerah yang luas dan berkeinginan untuk menghubungkan komputer -
komputer yang tersebar di kampus tersebut. Kemudian Universitas of Hawaii
mengembangkan teknologi Ethernet (perangkat komunikasi pada komputer) dengan
nama “ALOHA”. Di dalam Ethernet tersebut ditanam sebuah software yang
didalamnya terdapat sebuah protocol yang pada saat itu disebut dengan nama
ARPANET, yang diluncurkan tahun 1969. ARPANET untuk saat ini sudah berkembang
menjadi nama internet yang berasal dari interconnected network. Penggunaan
komunikasi dalam jaringan dalam dunia pendidikan pertama kali tahun 1980-an
ditandai dengan pengenalan komputer sebagai media pendidikan dan pertengahan
tahun 1990 dengan munculnya word wide web.
Definisi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan)
dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara
lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak
ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat
dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu,
misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini
disebut komunikasi nonverbal.
D. Komunikasi Darling
Komunikasi
Daring atau komunikasi dalam jaringan adalah cara berkomunikasi di mana
penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan
Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut
komunikasi di dunia maya atau cyberspace
Fungsi Dan Jenis Darling
Jenis – Jenis Daring:
1. Komunikasi dalam jaringan
Singkron
Komunikasi
dalam jaringan secara real time menggunakan komputer sebagai media, disebut
dengan komunikasi dalam jaringan serempak/sinkron. Contoh komunikasi sinkron
misalkan aplikasi chat (yahoo messenger, google talk, MIRc dll), video chat
(skype, line, facetime, google+ hangout, dll).
2. Komunikasi Dalam Jaringan
Asinkron
Komunikasi
dalam jaringan secara tunda menggunakan komputer sebagai media, disebut dengan
komunikasi dalam jaringan tak serempak/asinkron. Contoh komunikasi asinkron
misalnya aplikasi e-mail, video streaming, dll).
Fungsi Darling:
1. Memungkinkan pengiriman data
dalam jumlah besar secara efisien ekonomis dan tanpa kesalahan.
2. Memudahkan komunikasi jarak
jauh tanpa perlu bertemu langsung.
3. Mempersingkat waktu dalam
komunikasi
4. Mempermudah berkomunikasi
dengan banyak orang.
E. Komponen-komponen Pendukung Darling
Terdapat beberapa komponen yang
harus tersedia untuk melakukan komunikasi dalam jaringan. Komponen – komponen
tersebut dikelompokkan menjadi 3 bagian sebagai berikut:
1. Perangkat Keras(Hardware)
Perangkat keras adalah perangkat
yang bentuknya dapat dilihat dan dapat kita raba secara langsung. Contoh dari
perangkat keras yang diperlukan untuk melaksanakan komunikasi dalam jaringan
adalah:
- Komputer /Laptop
- Headset
- Microphone
- Webcam
- Perangkat Pendukung Koneksi
Internet, Contoh: Modem, wifi DLL.
2. Perangkat Lunak(Software)
Software adalah perangkat
perantara antara perangkat keras (Hardware) dengan perangkat pengguna
(Brainware). Perangkat lunak yang biasa digunakan untuk daring antara lain:
- Browser
- Skype
- Yahoo Massanger
3. Perangkat Pengguna (Brainware)
Brainware atau perangkat pengguna
adalah manusia yang terlibat dalam penggunaan serta pengaturan komunikasi dalam
jaringan.
4. Kelebihan Komunikasi Darling
- Efesiensi waktu
- Efesiensi Biaya
- Bisa dilakukan dimana saja
- Bisa dikerjakan kapan saja
- Meningkatkan intensitas
Komunikasi
- Meningkatkan Partisipasi
5. Kekurangan Komunikasi Darling
- Memerlukan Perangkat Khusus
- Tersambung dengan internet
-Terlalu banyak Informasi tidak
penting & Menyita Konsentrasi
F. Kabel STRAIGHT dan CROSSOVER
a. Fungsi kabel Straight dan
Crossover
Secara
umum adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device. Perbedaanya adalah jika
kombinasi Straight berbeda device sedangkan kabel Cross sama, dibawah ini
penjelasan lengkapnya.
Fungsi kabel Straight adalah
digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda dan merupakan kabel yang
memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Contoh penggunaan kabel straight
yaitu:
1. Menghubungkan antara Computer
dengan Switch
2. Menghubungkan Computer dengan
LAN pada modem cable/DSL
3. Menghubungkan Router dengan
LAN pada modem cable/DSL
4. Menghubungkan router dengan
Switch
5. Mengbuhungkan HUB ke Router
Fungsi penggunakan kabel Crossover
adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama, Susunan kabelnya yang
berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Walaupun jenis kombinasi
kabelnya berbeda tapi menggunakan kabel yang sama yaitu kabel UTP.
Contoh penggunaan kabel Crossover
yaitu:
1. Menghubungkan 2 buah Computer
secara langsung
2. Menghubungkan 2 buah Switch
3. Menghubungkan 2 buah HUB
4. Menghubungkan Switch dengan
HUB
5. Menghubungkan Komputer dengan
Router
b. Membuat Kabel UTP Straight dan
Crossover
Kabel Straight merupakan kabel
yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Kabel straight digunakan untuk
menghubungkan 2 device yang berbeda.
Urutan standar kabel straight
adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang
paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai sesuai
standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:
Contoh penggunaan kabel straight
adalah sebagai berikut :
Menghubungkan antara computer
dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN
pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN
pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan hub ke router
Kabel Crossover merupakan kabel
yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device yang
sama. Gambar dibawah adalahsusunan standar kabel cross over.
Contoh penggunaan kabel cross
over adalah sebagai berikut :
Menghubungkan 2 buah komputer
secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah hub
Menghubungkan switch dengan hub
Menghubungkan komputer dengan
router
Untuk membuat sebuah kabel
jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita
siapkan, yaitu:
1. Kabel UTP
2. Crimping Tools
3. Connector RJ45
4. RJ-45 LAN Tester
Kabel UTP Tipe Straight
Sekarang akan kita bahas cara
pemasangannya. Yang pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk
itu, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Kupas ujung kabel sekitar 2
cm, sehingga kabel kecil-kecil yang ada didalamnya kelihata Pisangkan
kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan
warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau,
Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu
sama lain.
Susunan kabel UTP tipe straight
bisa Anda lihat pada gambar di bawah:
Kemudian masukkan kabel-kabel
tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:
- Orange Putih pada Pin 1
- Orange pada Pin 2
- Hijau Putih pada Pin 3
- Biru pada Pin 4
- Biru Putih pada Pin 5
- Hijau pada Pin 6
- Coklat Putih pada Pin 7
- Coklat pada Pin 8.
Masukkan
kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack dan masukan Jack
RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang
sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit
jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya
jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara “klik”.
Sekarang
Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk ujung
kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama
tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45 pada
ujung kabel yang kedua.
Kalau
sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke
alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua,
dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang
tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara
paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya
belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba
periksa korespondensinya antar pin udah 1-1
atau belum.lihat gambar di bawah ini:
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN
Jadi, komunikasi data danjaringan yang sedang kita hadapi tidak terlepas
dari kinerja perangkat – perangkat diatas. Dan tentunya pengembangan –
pengembangan perangkat tersebut tidak pernah berhenti. Dikarenakan penggunaan
internet yang semakin menyebar di Dunia. Namun perlu kita ingat bahwa perangkat
–perangkat tersebut tidak akan bekerja semaksimal mungkin tanpa kinerja
software – software pendukung. Oleh karena itru, kita sebagai penerus
pengembang software Indonesia jangan sampai berhenti mengembangkan. Bahkan Kita
harus menguasai perkembangan teknologi Dunia. Dan menjadi penentu teknologi
ter-update dan mutakhir.
SARAN
Dengan
semakin berkembangnya komunikasi data pada zaman sekarang ini, kita diharapkan
mampu memilih dengan teliti mana yang bermanfaat dan yang kurang bermanfaat, agar dengan
berkembangnya komunikasi data ini dapat kita maksimalkan sebaik mungkin tidak
hanya tergerus oleh arus perkembangan zaman.
DAFTAR PUSTAKA DAN REFERENSI
– KKPI Tim LP2IP
Yogyakarta II B, 2009.
- Budi Sutedjo
Dharma Oetomo. 2004. Konsep dan Perancangan Jaringan Komputer. Yogyakarta,
Indonesia: Penerbit ANDI
- Frank J.
Derfler, Jr. 1992. Panduan Menggambungkan LAN. Jakarta: Penerbit PT Elex Media
Komputendo.
- Purbo, Onno W.
1998. Jaringan Workgroup, LAN & WAN. - Budi Sutedjo Dharma Oetomo. 2004.
Kabel UTP Straight dan Crossover. Yogyakarta, Indonesia: Penerbit ANDI
MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER
Mudah Membuat
Jaringan Komputer (Wire & Wireless) Untuk pengguna Windows dan Linux
Penyusun : Iwan Sofana
Penerbit : Informatika Bandung
Pemasaran : BI-Obses
Pasar Buku Palasi No. 82
Bandung 40264
Telp (002)7317812
Fax
(002)7317896
Cetakan Pertama : Agustus 2013
ISBN :
978-602-8758-95-6
Copyright 2013 pada Penerbit INFORMATIKA
Bandung\
Download: Klik Disini